Sejarah Singkat
Awal Mula: Cita-cita dan Aspirasi Masyarakat
Perjalanan berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Serang berawal dari tingginya kesadaran dan aspirasi masyarakat setempat akan pentingnya pendidikan berasis keagamaan yang berkualitas. Masyarakat di kawasan tersebut merindukan hadirnya sebuah lembaga pendidikan dasar Islam berstatus negeri yang dapat dijangkau dengan mudah, guna membina moral, akhlak, serta keilmuan putra-putri mereka. Dorongan kuat dan dorongan swadaya dari warga inilah yang menjadi pondasi utama lahirnya madrasah ini.
Peresmian dan Nama Awal (2009)
Menjawab harapan dan permintaan masyarakat tersebut, madrasah ini secara resmi didirikan pada tanggal 09 Juli 2009. Pada awal berdirinya, lembaga pendidikan ini diberi nama MIN Leuwi Banteng, merujuk pada wilayah lokal tempat madrasah ini mulai tumbuh dan melayani masyarakat.
Perubahan Nama Menjadi MIN 4 Serang (2017)
Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya regulasi penataan nomenklatur madrasah negeri di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, pada tahun 2017 MIN Leuwi Banteng secara resmi berganti nama menjadi MIN 4 Serang. Perubahan nama ini mempertegas statusnya sebagai salah satu madrasah ibtidaiyah negeri unggulan di wilayah Kabupaten Serang.
Lokasi dan Keberadaan Saat Ini
Hingga saat ini, MIN 4 Serang berdiri kokoh dan terus berkembang menjalankan misi pendidikannya, berlokasi di:
Kampung Leuwi Banteng Pasir, Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
Kehadiran MIN 4 Serang terus menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi yang cerdas, berakhlaqul karimah, serta siap menyongsong masa depan di wilayah Kecamatan Pamarayan dan sekitarnya.
Visi-Misi
VISI:
"Terwujudnya Generasi Luhur Budi, Berprestasi dan Berwawasan Lingkungan"
MISI:
- Menciptakan lingkungan madrasah yang sehat sekaligus sebagai miniatur masyarakat Islami (menjadikan madrasah sebagai laboratorium keagamaan)
- Melaksanakan pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan yang berbasis pelestarian fungsi lingkungan.
- Memberikan wadah kepada siswa guna mengenali potensi diri sejak dini dan mengembangkannya secara optimal.
- Melaksanakan pembiasaan siswa berakhlaqul karimah dan pembiasaan mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan.
- Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
- Menerapkan managemen partisipatif dengan melibatkan segenap komponen madrasah yang ada.